**Victoria Concordia Crescit**

Indra Zen 's posts with tag: ngasal

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag ngasal
Posted by Indra Zen on Jun 3, '08 1:47 AM for everyone
belakangan lagi rame tentang FPI dan segala kontroversinya. banyak pihak meminta pada pihak berwenang untuk membubarkan FPI.  Sebagai jawabannya ketua FPI Rizieq Shihab malah menantang dengan mengatakan "kami akan melakukan perlawanan sampai titik darah penghabisan".   sebuah pernyataan yang keren untuk menyatakan keteguhan sikap. meskipun demikian seperti apakah titik darah penghabisan itu?

Dalam cerita real maupun legenda sejak zaman dulu terdapat banyak kisah-kisah heroik yang bertutur tentang penjuangan sampai titik darah penghabisan. Yang paling terkenal mungkin kisah raja Sparta Leonidas dengan tiga ratus pasukannya dalam menahan gerak laju sejuta pasukan Persia yang dipimpin langsung raja Xerxes pada pertempuran thermopylae.

panglima pasukan muslim moor Thariq bin ziad dalam upaya menaklukkan semenanjung iberia di eropa membakar kapal-kapal pembawa pasukannya dengan pemikiran bahwa prajurit tidak memikirkan lagi tentang kepulangan. hanya ada dua pilihan, berhasil menaklukkan kerajaan Ostrogoth di Spanyol atau mati. perjuangan sampai titik darah penghabisan.

perbuatan yang sama juga pernah dilakukan  oleh conquistador spanyol cortez di Mexico dalam menaklukkan kerajaan aztec. tetapi dalam konteks yang agak berbeda yaitu untuk menaklukkan dan merampas emas-emas kerajaan aztec.

dalam perjuangan merenut kemerdekaan, negara tercinta ini juga pernah memiliki semboyan merdeka atau mati, berjuang merebut kemerdekaan sampai titik darah penghabisan.

kembali ke FPI diatas, apa definisi dari perlawanan sampai titik darah penghabisan yang diungkapkan habib rizieq ini? siapa yang akan dilawan? trus bagaimana caranya melawan? apakah anggota FPI akan jalan-jalan ke mall dan plaza dengan badan terlilit bom yang siap meledak? apakah negara ini menuju civil war? atau tulisan gue ini terlalu lebay? hehe... pusing gue...

*indra zen meracau lagi*
03jun08



Posted by Indra Zen on May 11, '08 11:36 AM for everyone
cuaca di kampus ui malam ini dingin agak2 berkabut
*posting dari atas ojeq*

Posted by Indra Zen on Apr 29, '08 4:56 AM for everyone

Tiba-tiba gue pengen meracau sedikit nih di sore hari ini, setelah bolak-balik miting dengan perusahaan-perusahaan pembangkit energi,  tentang perokok. Setelah membaca jurnal dari mpok ari ku tersayang (sorry nih cuy...bukan maksut hati apa-apa, cuman sekedar meracau). gue jadi pengen ngebandingin antara seorang perokok dengan seorang pengendara/pemilik kendaraan bermotor.  Siapa yang sebenarnya lebih harus dihargai di negara ini (dalam kacamata gue loh ini...)... mari kita telaah aspek-aspeknya...

 

Banyak yang membenci perokok dengan alasan perokok mengotori udara bersih, berdampak buruk bagi perokok pasif disekelilingnya. Ini mungkin benar kalau seseorang merokok dalam raungan tertutup dan tidak ada sirkulasi udara... tapi kalau di udara terbuka? Belum ada penelitian yang menyatakan dampak asap rokok terhadap peningkatan CO2 di udara yang berkontribusi dalam global warming. Terhadap perokok pasif apakah ada dampaknya bila asap yang dihembuskan langsung terbang ke atmosfer?

 

Sementara itu pengendara kendaraan bermotor menghasilkan emisi udara yang siknifikan!. Asap yang keluar dari knalpot motor atau mobil di jakarta sukses membuat jakarta menjadi salah satu kota dengan kualitas udara terburuk di dunia. Dampaknya terhadap manusia? You name it, ISPA, bensin bertimbal membuat anak-anak idiot  dan lain-lain. Dampaknya terhadap lingkungan? Lebih gila lagi, green house gas yang keluar dari knalpot parah, SO2 menyebabkan hujan asam dan lain-lain.

 

Perokok berkontribusi besar terhadap perekonomian…. *fakta yang tidak bisa dibantah oleh siapapun, jadi jangan sekali-sekali dibantah, karna ini adalah fakta*

 

Sementara pengendara/pemilik kendaraan sebesar apa kontribusinya terhadap perekonomian? Berapa sih pajak kendaraan bermotor? Multiplier effect ekonomi seberapa besar sih industri otomotif itu? Patut diketahui bahwa indutri otomotif adalah industri padat modal, bukan padat karya. Artinya tingkat penyerapan tenaga kerjanya  minim. Sangat jauh bila dibandingkan dengan penyerapan tenaga kerja di industri rokok.

 

Fakta penting lainnya yang harus diingat dan dicermati bersama adalah : pengendara kendaraaan itu menerima subsidi BBM yang besar sekali dari pemerintah. Subsidi yang bisa membuat negara ini bangkrut!!... harap ini diperhatikan... pengendara hanya membayar setengah dari harga bensin yang mereka beli. Sisanya dibayar oleh pemerintah yang mendapat uang dari pajak cukai para perokok!. ..kalau di pikir-pikir ini adalah ironi yang hebat....

 

Meskipun demikian bukan berarti gue membela perokok yang merokok sembarangan dan menghujat para pengedara kendaraan bermotor, tetapi hanya mengemukakan sedikit fakta saja. Anyway gue juga pernah menjadi pengendara koq dan bermobil sambil merokok itu asyik banget deh....  


Posted by Indra Zen on Mar 24, '08 12:44 AM for everyone

Entah kenapa gw jadi berpikiran aneh tentang ibadah haji. Menjadi tergelitik siapa yang diuntungkan secara ekonomi dari jutaan orang yang setiap tahun berduyun-duyun ke ke mekkah dan medinah itu. Jawaban yang paling tepat tentu saja bangsa arab dan terutama kerajaan arab saudi dimana semua lokasi prosesi haji itu berada.

 

Masyarakat dan pemerintah arab saudi setiap tahun mendapatkan wisatawan setidaknya sebanyak satu juta orang pada saat musim haji dan jutaan lainnya sepanjang tahun dari jemaah umroh. Sebuah angka yang besar untuk negara yang tidak layak untuk menjadi tujuan wisata, tetapi nyata adanya dan itu terjadi karena disana terdapat kota mekah dan medinah.

 

Indonesia merupakan negara berpenduduk muslim terbesar didunia setiap tahun mengirim 200 ribu jemaah. Terpikir lagi berapa duit yang dibawa dari negara ini setiap tahun dan dibelanjakan di arab saudi? Perlu kalkulator 14 digit untuk menghitungnya. Dengan uang itu gw pikir banyak fakir miskin dan anak-anak terlantar yang bisa diselamatkan.

 

Negara-negara arab terutama arab saudi merupakan penghasil terbesar didunia, lebih dari setengah reserve minyak dunia ada di bawah tanah mereka. Kenaikan harga minyak tiga tahun ini merupakan windfall profit mereka. Gw kembali berpikir bantuan apa yang telah diberikan arab saudi kepada indonesia? Sebagai sesama muslim seharusnya negara-negara arab itu bermurah hati memberikan bantuan atau menginvestasikan uangnya di indonesia yang miskin ini. Namun jangankan itu, membantu saudara mereka yang di Palestina saja sepertinya mereka enggan. Malahan mereka bersekutu dengan zionis dan tuan besar amerika. Dengan pongahnya mereka berlomba-lomba  membangun gedung pencakar langit dan menggelar proyek mercusuar.

 

Entah kenapa gw merasa tidak suka dengan negara-negara arab yang hipokrit itu.

 

Kalau begitu kenapa kita harus pergi haji atau umrah kesana bila hanya membuat kaya kerajaan arab saudi dan menghambur-hamburkan devisa negara? Apakah menjadi haji lebih mulia ketimbang memberi makan anak yatim dan fakir miskin? Sedemikian sakralkah gelar HAJI bagi orang kita? ketimbang dermawan? Masih perlukah kita melakukan rukun islam kelima itu?  uh pagi-pagi gw udah meracau begini

 

*Almighty god, please forgive me.... i just dont know what I’m saying*


Posted by Indra Zen on Mar 17, '08 3:50 AM for everyone

Menurut  buku-buku pengembangan diri yang kebanyakan merupakan top seller, rasa percaya diri itu wajib dimiliki semua orang untuk menuju kesuksesan. Semua orang perlu mempunyai dan menumbuhkan kepercayaan diri , tanpa kepercayaan diri seseorang ngga akan bisa berbuat yang terbaik dalam hidupnya. Tapi kepercayaan diri secara berlebihan juga tidak akan memberikan hasil yang  baik karena banyak factor-faktor lain yang juga berpengaruh dalam proses pencapaian tujuan hidup. Bahkan sikap over confident bisa menjadi boomerang yang akan menyerang balik sang pelempar.

 

Banyak contoh yang bisa dikemukan tentang over confident ini. Saat perang dunia ke-2, der fuhrer nazi jerman Hitler yang kerepotan meladeni royal navy inggris di laut tengah berupaya membujuk diktator spanyol Francisco Franco untuk membentuk aliensi dan ikut kubu jerman melawan sekutu. Kekuatan spanyol dibutuhkan Hitler untuk menghajar markas inggris di Gibraltar sehingga jerman dan itali dapat leluasa di laut tengah dan terus menyokong Edwin Rommel di front afrika utara. Begitu percaya dirinya Hitler bahwa spanyol akan ikut terlibat pada perang besar itu, dia sendiri datang mengunjungi jendral franco di Madrid. Hasil kunjungan ini tidak membawa hasil apa-apa karna spanyol tetap menyatakan dirinya netral. Begitu marahnya Hitler sampai sampai dia berencana membuka front baru dengan spanyol, yang akhirnya tidak jadi dilakukan mengingat hal ini akan memecah konsentrasi. Seandainya Hitler jadi menyerang spanyol kemungkinan besar perang dunia kedua berakhir lebih cepat.

 

Masih di perang dunia kedua, pemimpin fasis italia benito mussolini sangat percaya diri dapat memperluas pengaruhnya ke eropa tenggara dengan menyerang yunani yang pada awalnya masih netral. Mussolini menyerang yunani tanpa memberitahu dan meminta pertimbangan sekutunya hitler. Ternyata yunani tidak selemah yang dikira karna dapat memukul balik pasukan italia. Akhirnya jerman turun tangan membantu itali untuk menundukkan yunani. Keterlibatan jerman dalam penyerbuan ke yunani inilah yang menjadi salah satu kunci kekalahan jerman dalam perang ini. Hitler telah membuat rencana untuk menyerbu russia disaat awal musim panas dan diperkirakan berakhir menjelang akhir musim gugur. Penyerbuan ke russia tertunda karena jerman harus membantu itali menaklukkan yunani. Penundaan yang harus dibayar mahal karena saat musim dingin tiba russia belum dapat ditundukkan. Berperang dalam dingin yang menggila membuat jerman berhasil dipukul mundur oleh tentara merah rusia. Pengamat militer menyatakan bahwa yang mengalahkan nazi jerman di rusia adalah ’General Winter’ . hancurnya nazi di front timur membuat Eisenhower berhasil mendaratkan pasukannya di normadia.

 

Di arena sepak bola piala dunia 1950, brazil sebagai tuan rumah sangat percaya diri untuk mengalahkan Uruguay di partai final yang digelar di stadion maracana rio de Janeiro. Pada final yang disaksikan langsung oleh 200 ribu penonton di stadion ini brazil menangis dan mengakui uruguay sebagai juara dunia.

 

Gw pribadi juga sering merasa overconfident. Diantara sekian banyak itu salah satu yang gw ingat adalah saat gw merasa yakin sekali bahwa gw akan berhasil ngedapetin cewe yang mana gw cukup lama working on her dan dari semua analisa gw berkesimpulan kalo dia pasti akan terima gw. Ternyata yang terjadi adalah sebaliknya dia menolak dan mengatakan bahwa lebih baik kalo kita temenan aja. dia juga bilang kalo sebenarnya dia udah punya cowo yang lagi ngambil master di aussie *kenapa ga bilang dari dulu sih*. Begitu gw liat foto cowonya gw langsung sadar  kenapa gw ditolak. Gw kalah kelas dari cowo itu.

 

Dalam semingguan ini gw juga terjebak dalam kepercayaan diri tinggi yang berakibat cukup fatal. Dalam gonjang-ganjing ekonomi dunia yang semakin tidak menentu ini gw masih percaya bahwa saham dalam portofolio gw tidak akan diterjang badai karna berdasarkan pengalaman sebelumnya gw masih merasa aman dan tentram. Portofolio gw terdiri atas saham-saham komoditas yang mana harga komoditas tersebut  terus naik yaitu batubara, CPO dan minyak bumi. Hasil semua analisa fundamental dan teknikal pun menunjukkan bahwa portofolio gw akan naik. Tetapi yang terjadi sebaliknya, bursa crash, sentiment negative global merebak ke bursa. Segala analisa tidak lagi menjadi patokan, semua orang menjual, tidak ada yang mau membeli. Semua saham di short habis-habisan. Bandar benar-benar beraksi. Fear melanda. Sang Bandar sepertinya sekarang lagi ketawa-ketawa menikmati hasil rampokan mereka. Dan berapa harga yang harus gw bayar untuk sikap overconfident gw ? sebuah mobil honda crv..damn!!!


Posted by Indra Zen on Mar 10, '08 2:02 AM for everyone

Manusia indonesia memang sudah identik dengan menggoreng yaitu memasak makanan dengan menggunakan minyak nabati sebagai media. pada umumnya makanan berupa ikan, ayam dan daging sapi digoreng dulu sebelum dihidangkan meskipun kadang ada juga yang dibakar. selain itu juga ada metode memasak lain yaitu rebus dimana masakan dimasak dengan menggunakan air mendidih.  akan tetapi sepertinya memasak dengan menggoreng lebih  banyak dipraktekkan dari pada merebus.  saking ngetopnya perlakuan menggoreng, maka cukup banyak kalimat hiasan yang kita kenal memakai kata "goreng"

sebagai contoh pemain bola yang menggiring bola sering juga disebut menggoreng bola, ngga pernah ada yang menyebut merebus bola. Di  bursa efek dunia praktek cornering alias mengangkat nilai sebuah saham yang dilakukan sekelompok broker  sering disebut menggoreng saham bukan merebus saham. Untuk menyatakan sesuatu yang banyak disukai orang alias laris manis tanjung kimpul dipakai istilah kacang goreng bukan kacang rebus.

karena menggoreng sudah mengakarnya kebiasaan menggoreng bagi  orang indonesia, tatkala media untuk menggoreng yaitu minyak goreng menjadi barang yang mahal maka dapat dipastikan semua menjadi kelimpungan. Tukang gorengan, tukang nasi goreng, tukang ayam goreng semuanya serempak mengeluhkan tingginya harga minyak goreng.

Kenaikan harga minyak goreng memang ngga bisa dihindari mengingat bahan baku minyak goreng yaitu crude palm oil (CPO) dipasaran dunia melonjak tajam dalam setahun terakhir ini. Hal ini disebabkan oleh demand yang tinggi dari dunia karna CPO banyak digunakan sebagai bahan bakar alternatif ditengah tingginya harga crude oil (minyak mentah). Para produsen CPO nasional lebih suka mengekspor produk mereka ketimbang menjual didalam negeri alhasil supply dalam negeri menurun yang menyebabkan harga minyak goreng naik naik kepuncak gunung. Pemerintah telah berupaya agar produsen CPO lebih mengutamakan pasar dalam negeri (DMO) dengan mengenakan pajak ekspor tinggi (10% dan akan dinaikkan lagi) tetapi secara hitungan bisnis mengekspor lebih menguntungkan dari pada menjual ke pasar lokal sehingga pajak ekspor tinggi tidak berpengaruh terhadap harga minyak goreng.

Data terakhir menyatakan bahwa pungutan pajak ekspor yang berhasil dikumpulkan pemerintah berjumlah 10 triliun, uang ini seharusnya digunakan untuk mengsubsidi minyak goreng agar harga dapat ditekan turun.

Diatas itu semua sepertinya mulai sekarang manusia indonesia harus sedikit demi sedikit mengurangi kebiasaan menggoreng dan pelan-pelan memperbanyak merebus karna biaya menggoreng lebih besar dari pada merebus. Kalau begini gue jadi penasaran, apa ya rasanya ayam rebus, ikan rebus, tempe rebus, tahu rebus? udah pernah ada yang mencobakah?

Kalo gue pribadi menggoreng still de best lah, karna makanan favorit gue dendeng dibuat dengan cara digoreng **lagi ngebayangin dendeng buatan nyokap saat pulang kampung dua minggu lagi**

 


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help