**Victoria Concordia Crescit**

Indra Zen 's posts with tag: filsafat

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag filsafat
Posted by Indra Zen on Jun 16, '08 10:17 AM for everyone

Keutamaan doktrin Marx adalah ia memunculkan peran historis kaum proletariat sebagai pembangun masyarakat Sosialis. Sudahkah jalannya kejadian di seluruh dunia memperkuat doktrin ini sejak ia diuraikan oleh Karl Marx? Marx pertama kali mengajukannya di tahun 1844. Manifesto Komunis Marx dan Engels, terbit tahun 1848, memberikan sebuah eksposisi yang integral dan sistematis dari doktrin ini, sebuah eksposisi yang bertahan sebagai yang terbaik hingga hari ini. Sejak itu secara jelas sejarah dunia terbagi menjadi tiga periode utama: (1) dari revolusi 1848 sampai Komune Paris (1871); (2) dari Komune Paris sampai revolusi Rusia (1905); (3) sejak revolusi Rusia.


Posted by Indra Zen on Jun 10, '08 7:09 AM for everyone

Dari bermacam doktrin sosialis, Marxisme-lah yang saat ini paling dominan di Eropa. Perjuangan untuk mencapai masyarakat sosialis hampir sepenuhnya dipahami oleh Marxisme sebagai perjuangan kelas buruh di bawah pimpinan partai-partai sosialis demokrat. Mendominasinya sosialisme proletariat berdasar pada ajaran Marxisme tidak dicapai seketika, tetapi semata setelah terjadi perjuangan panjang menentang bermacam doktrin usang, sosialisme borjuis kecil, anarkisme dan lain-lain. Kurang lebih 30 tahun yang lalu Marxisme tidak dominan, sekalipun di Jerman. Pandangan yang berlaku di negara tersebut bersifat transisi, bercampur baur dengan ekletis, terletak diantara dua arus besar borjuis kecil dan sosialisme proletariat. Doktrin-doktrin yang paling menyebar dikalangan buruh maju di negara-negara Romawi, Perancis, Spanyol dan Belgia adalah Proudhonisme, Blanquisme dan anarkisme yang nyata-nyata mengekspresikan cara pandang borjuis kecil, bukan proletariat.

Apa yang menyebabkan cepat dan tuntasnya kemenangan Marxisme dalam dekade terakhir ini? Ketepatan pandangan Marxis dalam banyak hal telah dibuktikan oleh semua perkembangan masyarakat kontemporer baik ekonomi maupun politik, dan oleh seluruh pengadas. Kemunduran borjuis kecil cepat atau lambat tak pelak mengakibatkan kepunahan segala macam prasangka borjuis kecil. Sementara itu tumbuhnya kapitalisme dan kian dalamnya perjuangan kelas dalam masyarakat kapitalis jadi agitasi terbaik bagi gagasan sosialisme proletar.

Keterbelakangan Rusia  pada dasarnya yang bisa menjelaskan tetap kokohnya bermacam doktrin sosialis usang di sana. Seluruh sejarah aliran pemikiran revolusioner Rusia sepanjang perempat terakhir abad 19 adalah sejarah perjuangan Marxisme melawan sosialisme borjuis kecil Narodnik. Meskipun kemajuan pesat dan keberhasilan luar biasa gerakan kelas pekerja Rusia pun sudah berhasil membuahkan kemenangan bagi Marxisme di Rusia tapi berkembangnya sebuah gerakan petani yang jelas revolusioner-khususnya revolusi petani terkenal di Ukraina tahun 1902 di satu sisi malah membangkitkan lagi Narodnisme kuno. Teori-teori Narodnik yang kuno dengan diwarnai oleh oportunisme Eropa yang populer masa itu (Revisionisme, Bernteinsime dan kritisisme atas Marx), menyusun seluruh persediaan ideologis asli golongan yang umum disebut Sosialis-Revolusioner  Itulah sebabnya mengapa masalah kaum petani menonjol dalam pertentangan Marxis melawan Narodnik sejati maupun golongan sosialis-revolusioner.


Posted by Indra Zen on Sep 12, '07 4:10 AM for everyone

dalam beberapa hari kedepan perhatian para investor dan semua yang bergelut dengan sektor keuangan tertuju kepada FOMC miting 18 september yang akan menentukan arah pergerakan suku bunga (fed rate)  amrik... sebuah penantian akan pertanyaan benarkah amrik menuju resesi ekonomi... keputusan apapun yang nantinya diambil oleh fed chairman ben bernanke merupakan dilema yang tidak bisa dihindari... penurunan fed rate mungkin untuk sementara akan dapat meredam gejolak yang ditimbulkan oleh subprime mortgage, tetapi ancaman inflasi disertai meroketnya harga minyak merupakan mimpi buruk yang akan menuntun amrik menuju resesi ekonomi... resesi ekonomi amerika sebagai kekuatan ekonomi utama dunia akan menyebabkan resesi ekonomi dunia tidak terkecuali negara kita ini... semoga ini tidak terjadi....saat ini dunia bergantung pada kebijakan yang diambil ben bernanke dan sayangnya dia bukanlah fed chairman sebelumya (alan greenspan) yang mempunyai visi jelas... dunia meragukan ben bernanke....


Posted by Indra Zen on Sep 11, '07 3:07 AM for everyone

Jiwaku yang lelah
Kemana kau bawa aku?

Menepilah barang sejenak
Biar kubasuh dulu luka
Yang kau bawa
Sampai mati

Mari kita bicara
Tentang cinta dan dosa

Tuhan-ku yang renta
Dimana Kau sembunyi?

Singgahlah barang sebentar
Biar Kau dekap aku
Dalam cinta
Sampai nanti

Jangan kasari aku
Jangan pula jiwaku

Lelah ia
Serasa ingin berhenti...


Posted by Indra Zen on Sep 5, '07 12:53 AM for everyone

Once upon a time in a village, a man appeared who announced to the villagers that he would buy monkeys for $10 each.  The villagers, seeing that there were many monkeys in the forest, went out and started catching them.

The man bought thousands at $10 each.  As supply started to diminishand villagers started to stop their efforts, he announced that now he would buy them at $20 each.

This renewed the efforts of the villagers and they started catching monkeys again. Soon, the supply diminished even further and people started going back to their farms.

The offer rate was increased to $25 each and the supply of monkeys became so scarce that it was an effort to even see a monkey, let alone catch it.

The man now announced that he would buy monkeys at $50 each. However, since he had to go to the city on some business, his assistant  would now buy on behalf of the man.

In the absence of the man, the assistant told the villagers, "Look at all the monkeys in the big cage that the man has collected.  I will sell them to you at $35 each and when my boss comes back, you can sell them to him for $50 each."

The villagers queued up with all their savings and bought all the monkeys.

After that, neither the assistant nor the businessman could be found anywhere but the monkeys were everywhere!

 


Posted by Indra Zen on Jun 11, '07 4:56 AM for everyone

     Dalam filsafat  modern, tradisi untuk  memurnikan teori ilmu pengetahuan dari dorongan-dorongan manusiawi atau kepentingan tadi telah dimulai oleh aliran Rasionalisme yang  dirintis  oleh Rene Descartes, bapak filsafat  modern, juga Malebrache, Spinoza, Leibniz, dan Wolff, serta aliran Empirisme dengan  para  pemikirnya  seperti Hobbes, Locke,  Berkeley,  dan Hume. Kedua  aliran  ini  berbeda  dalam  cara pandang  tentang  bagaimana memperoleh  pengetahuan, namun keduanya  sepakat  bahwa  pengetahuan  harus  dimurnikan  dari  kepentingan-kepentingan manusiawi. Bagi kedua  aliran ini, teori  harus bersifat  ilmiah.

Para ahli filsafat di abad ke-18 yang dikenal sebagai masa pencerahan(Aufklarung), telah juga menekankan peranan akal budi yang potensial dalam  memahami perilaku manusia dan dalam memberikan landasan untuk hukum-hukum dan organisasi masyarakat. Tekanan mereka  pada  akal budi dan penemuan  hukum-hukum alam  ditandai oleh  suatu dobrakan utama  terhadap pemikiran abad pertengahan yang  bergaya  skolastik atau dogmatis,  dimana  perilaku manusia dan organisasi masyarakat dijelaskan  dalam hubungan dengan  kepercayaan-kepercayaan agama.


 


Posted by Indra Zen on May 22, '07 7:51 AM for everyone

Jurgen Habermas, dalam menerjemahkan Marxisme untuk jaman modern, menemukan beberapa point yang patut dikritisi dari pemikiran Marx. Ia  berpendapat  bahwa  filsafat materialisme  historis Marx masih terlalu  tergantung  pada  Hegel. Menurutnya, praanggapan metafisis yang  masih menentukan ajaran Marx, harus diganti  dengan  kritik atas masyarakat.

 

Habermas juga  berkeyakinan  bahwa  Marx keliru  dalam menunjuk kaum proletar  sebagai subyek  revolusi, karena sejarah  selanjutnya  tidak  memenuhi  harapan  ini. Juga harus ditolak pemisahan antara negara dan masyarakat  yang  terdapat  pada ajaran Marx (Marx berpendapat  bahwa  negara  akan lenyap jika masyarakat  komunistis sudah direalisasikan). Dalam fase kapitalisme kemudian hari (late capitalism) negara  dan masyarakat  justru  tidak dapat  dipisahkan, karena  negara merupakan produk masyarakat,  seperti masyarakat  juga  merupakan  produk negara.

 

Sehubungan dengan  itu teori Marx tentang masyarakat  kelas pun tidak  dapat  dipertahankan lagi. Dalam  masyarakat sekarang ini  kelas-kelas  semakin terintegrasikan dan sejauh masih ada  tinggal  tersembunyi saja. Kiranya  sudah jelas bahwa  teori kelas  tidak dapat  digunakan  sebagai  dasar untuk  membentuk  suatu teori revolusioner. Juga  tidak dapat  dikatakan  bahwa  teori  ilmu pengetahuan  yang  bersifat empiris dan analitis  merupakan  ideologi belaka. Teori ilmu pengetahuan  semacam itu diakui  oleh Habermas sebagai  teori tentang  masyarakat  yang sanggup menciptakan  kemajuan  dalam memenuhi kebutuhan  material individu. Dengan kata  lain, sosiologi  atau ekonomi tidak perlu bersifat  Marxistis.

 


Posted by Indra Zen on Apr 10, '07 2:49 AM for everyone
Kata “positivisme” menunjuk  pada  pendekatan terhadap pengetahuan empiris. Menurut  pendekatan yang dirintis oleh August Comte ini, semua  yang  kita  tahu  akhirnya  berasal dari pengalaman inderawi atau data  empiris. Hal ini memperlihatkan suatu  perubahan  dari pandangan tradisional  yang  menerima  wahyu atau tradisi  sebagai  sumber pengetahuan  yang  lebih mendasar  daripada  data yang diperoleh  lewat indera  manusia. Menurut kaum positivis,  wahyu  dan  kepercayaan-kepercayaan  agama  hanyalah takhyul (supertious)  belaka yang menurut mereka  pasti akan diganti oleh  ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan mencakup  suatu  pendekatan sistematis dalam mengumpulkan  data  empiris  dengan tujuan untuk menemukan hukum-hukum alam. Suatu hukum alam hanyalah  suatu pernyataan  mengenai suatu keseragaman hubungan yang terdapat  di antara gejala-gejala empiris.

Posted by Indra Zen on Jun 21, '06 5:19 AM for everyone

Proudhonisme adalah sebuah aliran yang namanya berasal dari nama Pierre Joseph Proudhon (1809-1865), seorang sosialis borjuis kecil dan anarkis Perancis. Meskipun tajam mengkritik masyarakat kapitalis, Proudhon gagal memahami bahwa satu-satunya jalan untuk mengakhiri kemiskinan, ketidaksamaan, penghisapan dan kebusukan-kebusukan hubungan kapitalis lainnya adalah dengan menghapuskan hubungan itu. Blanquisme adalah sebuah trend dalam gerakan sosialis Perancis yang diwakili oleh tokoh revolusioner terkemuka dan eksponen komunisme utopia: Louise Auguste Blanqui (1805-1881). Menurut Lenin, kaum Blanquis "mengharapkan umat manusia akan dibebaskan dari perbudakan upah, tidak melalui perjuangan kelas tetapi melalui suatu persekongkolan yang ditumbuhkan oleh sekelompok kecil intelektual."



Posted by Indra Zen on Dec 30, '05 4:50 AM for everyone

Masalah negara sekarang ini memperoleh arti penting yang khusus baik di bidang teori maupun di bidang politik praktis. Perang imperialis telah sangat mempercepat dan memperhebat proses kapitalisme monopoli menjadi kapitalisme monopoli-negara. Penindasan yang mengerikan atas massa pekerja keras oleh negara, yang makin lama makin erat berpadu dengan perserikatan-perserikatan kapitalis yang mahakuasa, menjadi lebih mengerikan lagi. Negeri-negeri yang maju sedang berubah --kita berbicara tentang "daerah belakang" mereka--menjadi penjara-penjara kerja paksa-militer bagi kaum buruh.

Kengerian dan bencana yang tiada taranya yang diakibatkan perang yang berlarut-larut membuat keadaan massa tidak tertanggungkan dan memperhebat kemarahan mereka. Revolusi proletar internasional jelas sedang mematang. Masalah hubungannya dengan negara memperoleh arti penting praktis.

Elemen-elemen oportunis yang menumpuk selama puluhan tahun dalam perkembangan yang relatif damai telah melahirkan aliran sosialis-chauvisnis yang berdominasi di dalam partai-partai sosialis yang resmi di seluruh dunia. Aliran ini (Plekhanov, Potresov, Breshkovskaya, Rubanovic, dan dalam bentuk yang agak terselubung, Tuan-tuan Tsereteli, Cernov, dan konco-konconya di Rusia; Scheidemann, Legien, David, dan lain-lainnya di Jerman; Renaudel, Guesde, Vandervelde di Perancis dan Belgia; Hyndemann dan kaum Fabian di Inggris, dsb., dsb.), sosialisme dalam kata-kata dan chauvisnisme dalam perbuatan, berciri penyesuaian yang nista dan membudak dari "pemimpin-pemimpin sosialisme" tidak saja pada kepentingan-kepentingan borjuasi nasional "milik mereka", tetapi justru pada kepentingan-kepentingan negara "milik mereka sendiri", karena kebanyakan dari apa yang dinamakan Negara-negara Besar telah lama menghisap dan memperbudak sejumlah bangsa kecil dan lemah. Dan perang imperialis justru perang untuk membagi-bagi dan membagi-bagi kembali barang rampasan macam ini. Perjuangan untuk pembebasan massa pekerja dari pengaruh borjuasi pada umumnya dan dari pengaruh borjuasi imperialis pada khususnya, tidaklah mungkin tanpa perjuangan melawan prasangka-prasangka oportunis mengenai "negara".


Posted by Indra Zen on Dec 14, '05 4:55 AM for everyone

Nama aliran atau Mazhab Frankfurt (Die Frankfurter schule) digunakan  untuk  sekelompok  sarjana yang  bekerja pada Institut fur Sozialforschung (Lembaga untuk Penelitian Sosial)di Frankfurt am Main. Lembaga ini didirikan  pada tahun 1923 oleh Felix Weil, anak seorang pedagang  gandum yang  kaya raya dan sarjana dalam ilmu politik,  dengan bantuan ayahnya.

Lembaga ini hadir dengan maksud membentuk suatu pusat  penelitian sosial yang  berdiri sendiri, mempunyai  dasar  finansial  sendiri, untuk dapat  menyelidiki persoalan-persoalan  sosial yang tidak ditangani oleh  penelitian  ilmiah  pada waktu itu. Misalnya sejarah gerakan kaum buruh. Lembaga penelitian  ini tidak mau  tergantung pada Universitas Frankfurt, yang  pada saat itu belum lama berdiri, meskipun beberapa  anggotanya  mengajar  pada universitas tersebut.

Kebanyakan anggota lembaga ini mempunyai  perhatian yang besar terhadap Marxisme, bahkan beberapa  diantaranya menjadi anggota  partai  komunis Jerman.

Lembaga Penelitian Sosial Frankfurt  itu  mencapai periode keemasan  ketika Max Horkheimer menjadi  direkturnya  pada  tahun 1930. Horkheimer  menerbitkan  suatu majalah baru, Zeitzchrift fur Sozialforschung (Majalah Untuk Penelitian Sosial), yang menjadi salah satu majalah terkemuka  dalam bidangnya. Sejak awal, lembaga ini  mengumpulkan  sarjana-sarjana  dari  pelbagai  bidang  keahlian, supaya persoalan-persoalan yang  menyangkut  masyarakat dapat dipelajari  dari berbagai-bagai segi ilmiah. Horkheimer sendiri mendalami bidang  filsafat  sosial. Di antara rekan-rekannya  terdekat  dapat  disebut:  Friedrich Pollock (ekonomi), Leo Lowenthal (sosiologi kesusastraan), Walter Benyamin (ilmu kesusastraan), Theodor W. Adorno (musikologi, filsafat, psikologi, sosiologi), Erich Fromm (psikologi) dan Herbert Marcuse (filsafat). Marcuse diterima  dalam  kalangan lemaga  penelitian  pada  akhir tahun 1932, atas dukungan Edmund Husserl. Hoekheimer sangat  mementingkan  kerjasama  antar  para anggota  lembaga penelitian  sehingga banyak  artikel  dalam  majalahnya  dapat dipandang  sebagai  buah  hasil diskusi  bersama


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help