What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag contemplation
Posted by Indra Zen on May 22, '08 10:41 PM for everyone
Tidak terasa sudah satu dasawarsa Negara tercinta ini keluar dari kungkungan rezim orde baru. Rezimpemerintah yang telah 32 tahun memerintah Indonesia dengan gaya semi militerisme. Kalau tidak bisa untuk dibilang bahwa rezim ini adalah sebuah kediktatoran karena masih adanyapemilu multipartai yang merepresentasikan alam demokrasi, tapi semua itu hanyalah demokrasi semu.
Setelah tumbangnya orde baru, perlahan namun pasti Indonesia menuju kehidupan demokrasi yang lebih baik. Pengekangan berlatar belakang politik dan ekonomi mulai berkurang, dunia pers menemukan kebebasan mereka dalam berekspresi. Banyak hal-hal yang dulunya mustahil dilakukan sekarang menjadi biasa seperti mengeluarkan pendapat di muka umum. Demokrasi telah membuat negeri ini menjadi sedikit lebih dihargai oleh bangsa-bangsa lain didunia *cmiiw*
Meskipun demikian demokrasi yang kita rasakan sekarang ini sangatlah berharga mahal. Dalam rangka menjalankan amanah demokrasi, dibentuklah berbagai macam lembaga-lembaga negara non struktural seperti komisi-komisi, badan-badan baru serta lembaga seperti mahkamah konstitusi. Tentu saja keberadaan lembaga-lembaga ini ada manfaatnya bagi kehidupan bernegara akan tetapi juga perlu anggaran yang cukup besar untuk menghidupi lembaga-lembaga ini. Hal ini tentu saja membuat pos anggaran bagi sektor lain yang lebih krusial tidak mengalami kenaikan berarti.
Kita ambil contoh anggaran pendidikan, pos anggaran pendidikan tidak mengalami perubahan berarti dari tahun ketahun padahal amanat dari undang-undang mengharuskan agar anggaran pendidikan mencapai 20 persen. Pada kenyataannya angka tersebut belum terealisasikan. Hasilnya dapat kita lihat sendiri sehari-hari , sekolah roboh tidak diperbaiki, fasilitas sekolah yang benar-benar memprihatinkan, biaya pendidikan yang mencekik leher para orang tua. Belum lagi kalau kita berbicara mengenai anggaran infrastruktur. Terlihat dari kondisi jalan-jalan diseantero pelosok negeri ini. Benar-benar membuat hati miris. Menciptakan ekonomi biaya tinggi. Inilah demokrasi
Amanat lain dari demokrasi adalah penerapan otonomi daerah dan telah diatur dalam UU 22 tahun 1999 yang telah diperbarui dengan UU 32 tahun 2004 dan turunannya berbentuk peraturan pemerintah. dalam peraturan ini dipaparkan tentang apa yang menjadi kewenangan pusat dan kewenangan daerah termasuk perimbangan keuangan pusat dan daerah. Dengan adanya otonomi daerah ini, daerah otonom memiliki kewenangan yang sangat luas dalam mengatur wilayahnya. Seiring dengan berjalannya waktu jadilah daerah ini kerajaan2 kecil yang arogan, anggaran dihambur-hamburkan untuk proyek tidak jelas. Cobalah lihat bagaimana megahnya kantor Bupati di daerah-daerah sumatera dan kalimantan. Melebihi megahnya istana merdeka dan istana bogor. Pemborosan yang menipu akal sehat. Inilah demokrasi
Untuk memilih para pemimpin daerah, sekarang dilakukan dengan pemilihan langsung berupa pilkada. Semula diharapkan dengan adanya pilkada maka gubernur, bupati atau walikota yang terpilih merupakan sah pilihan rakyat. Memang sebagian besar ada benarnya. Tetapi bisa dilihat pula betapa banyaknya penyelenggaraan pilkada yang berakhir dengan kerusuhan. Alih-alih mendapatkan pemimpin yang yang baik malah konflik horizontal yang terjadi dan bukan rahasia umum lagi kalau pilkada pasti dibumbui oleh politik uang. Tidak tahulah berapa biaya untuk penyelenggaraan pilkada di lebih dari 400 daerah otonom, yang pasti ongkosnya sangatlah besar. Sebuah pemborosan anggaran yang sangat hebat dibandingkan dengan hasil yang didapat. Inilah demokrasi
Pertanyaannya adalah apakah ini yang dulu kita pikirkan sewaktu kita berjuang menjatuhkan orde baru? Dan apakah kita akan terus membiarkan ini terjadi?
Posted by Indra Zen on May 12, '08 11:58 PM for everyone
Menjelang pemerintah secara resmi menaikkan harga BBM, pro dan kontra merebak luas di masyarakat luas. Kalangan yang pro kebanyakan menyampaikan opini mereka melalui media massa, sedangkan yang kontra selain di media massa mereka juga turun ke jalan melakukan demonstrasi. Kubu yang sering turun ke jalan adalah mahasiswa yang tergabung dalam berbagai kelompok aksi.
Seperti biasanya aksi demonstrasi, tuntutan yang disuarakan pada umumnya tuntutan dari satu sisi agar pihak yang di demo mau menuruti apa yang diinginkan oleh pihak yang melakukan demo. Secara umum tidak ada dialog antara kedua belah pihak dan masing-masing pihak mengeluarkan jurus ”pokoknya bla bla bla”. Tidak akan ditemukan solusi karna tidak ada yang menawarkan solusi.
Hal ini dapat dilihat pada demo menentang kenaikan harga BBM belakangan. Demontrans sama sekali tidak dapat menawarkan ataupun memberikan solusi yang cerdas yang dapat dipertimbangkan pemerintah agar kenaikan BBM tidak jadi dilakukan. Para demonstran hanya menentang tanpa memberi solusi yang dapat diterima semua pihak.
Saat ini harga minyak mentah hampir mencapai 130 dolar perbarel. Para analis mengatakan harga akan segera menuju angka 150 dolar perbareal. Bahkan sekjen OPEC meramalkan harga akan menembus 200 dolar perbarel pada tahun ini. Dengan kondisi seperti ini apakah ada solusi lain selain menaikkan harga BBM a.k.a mengurangi subsidi? Apabila harga minyak mencapai 200 dolar perbarel dan harga BBM tidak jadi dinaikkan itu berarti subsidi yang harus dibayar dengan APBN bernilai kurang lebih 500 trilyun sama dengan kekayaan engkong Warren Buffet. Nilai tersebut sama dengan 60% dari total APBN.
Artinya lagi dengan hanya mengandalkan sisa 40% dana APBN pemerintah tidak bisa lagi melakukan pembangunan bahkan kesulitan membayar gaji pegawai . Kondisi yang bisa membuat negara tercinta ini bubar alias gulung . Semoga tidak.
Kembali ke masalah demonstrasi tanpa solusi, ada sebenarnya pihak-pihak yang harus didemo oleh kita dan masyarakat internasional. Pihak-pihak yang menjadi aktor maupun pemicu naiknya harga minyak.
Marilah kita mendemo para negara-negara OPEC yang tidak mau meningkatkan produksi minyak mereka, gerilyawan nigeria yang selalu mengacau industri minyak di negara tersebut, gerilyawan kurdi irak yang sering bertikai dengan turki, presiden venezuela hugo chavez yang sering bersebrangan dengan amerika dan memicu aksi spekulasi, ketegangan-ketegangan di selat hormuz dan yang merupakan aktor utama yaitu para spekulan yang bermain di bursa kontrak komoditi New York Menchantile Exchange (NYMex)
Posted by Indra Zen on May 11, '08 6:28 AM for everyone
dapat dari milis obrolanbandar
Ngomong2 soal hoki saya dapat artikel yang KATANYA hoki dapat diciptakan,gimana caranya coba simak. Rahasia si Untung
Kita semua pasti kenal tokoh si Untung di komik Donal Bebek. Berlawanan dengan Donal yang selalu sial. Si Untung ini dikisahkan untung terus. Ada saja keberuntungan yang selalu menghampiri tokoh bebek yang di Amerika bernama asli Gladstone ini. Betapa enaknya hidup si Untung. Pemalas, tidak pernah bekerja, tapi selalu lebih untung dari Donal. Jika Untung dan Donal berjalan bersama, yang tiba-tiba menemukan sekeping uang dijalan, pastilah itu si Untung.
Jika Anda juga ingin selalu beruntung seperti si Untung, dont worry, ternyata beruntung itu ada ilmunya. Professor Richard Wiseman dari University of Hertfordshire Inggris, mencoba meneliti hal-hal yang membedakan orang-orang beruntung dengan yang sial.
Wiseman merekrut sekelompok orang yang merasa hidupnya selalu untung, dan sekelompok lain yang hidupnya selalu sial. Memang kesannya seperti main-main, bagaimana mungkin keberuntungan bisa diteliti. Namun ternyata memang orang yang beruntung bertindak berbeda dengan mereka yang sial.
Misalnya, dalam salah satu penelitian the Luck Project ini, Wiseman memberikan tugas untuk menghitung berapa jumlah foto dalam koran yang dibagikan kepada dua kelompok tadi. Orang2 dari kelompok sial memerlukan waktu rata-rata 2 menit untuk menyelesaikan tugas ini. Sementara mereka dari kelompok si Untung hanya perlu beberapa detik saja! Lho kok bisa? Ya, karena sebelumnya pada halaman ke dua Wiseman telah meletakkan tulisan yang tidak kecil berbunyi "berhenti menghitung sekarang! ada 43 gambar di koran ini". Kelompol sial melewatkan tulisan ini ketika asyik menghitung gambar. Bahkan, lebih iseng lagi, di tengah-tengah koran, Wiseman menaruh pesan lain yang bunyinya: "berhenti menghitung sekarang dan bilang ke peneliti Anda menemukan ini, dan menangkan $250!" Lagi-lagi kelompok sial melewatkan pesan tadi! Memang benar2 sial.
Singkatnya, dari penelitian yang diklaimnya "scientific" ini, Wiseman menemukan empat faktor yang membedakan mereka yang beruntung dari yang sial:
1. Sikap terhadap peluang. Orang beruntung ternyata memang lebih terbuka terhadap peluang. Mereka lebih peka terhadap adanya peluang, pandai menciptakan peluang, dan bertindak ketika peluang datang. Bagaimana hal ini dimungkinkan? Ternyata orang-orang yg beruntung memiliki sikap yang lebih rileks dan terbuka terhadap pengalaman-pengalam an baru. Mereka lebih terbuka terhadap interaksi dengan orang-orang yang baru dikenal, dan menciptakan jaringan-jaringan sosial baru. Orang yang sial lebih tegang sehingga tertutup terhadap kemungkinan- kemungkinan baru.
Sebagai contoh, ketika Barnett Helzberg seorang pemilik toko permata di New York hendak menjual toko permata nya, tanpa disengaja sewaktu berjalan di depan Plaza Hotel, dia mendengar seorang wanita memanggil pria di sebelahnya: "Mr. Buffet!" Hanya kejadian sekilas yang mungkin akan dilewatkan kebanyakan orang yang kurang beruntung. Tapi Helzber berpikir lain. Ia berpikir jika pria di sebelahnya ternyata adalah Warren Buffet, salah seorang investor terbesar di Amerika, maka dia berpeluang menawarkan jaringan toko permata nya. Maka Helzberg segera menyapa pria di sebelahnya, dan betul ternyata dia adalah Warren Buffet. Perkenalan pun terjadi dan Helzberg yang sebelumnya sama sekali tidak mengenal Warren Buffet, berhasil menawarkan bisnisnya secara langsung kepada Buffet, face to face. Setahun kemudian Buffet setuju membeli jaringan toko permata milik Helzberg. Betul-betul beruntung.
2. Menggunakan intuisi dalam membuat keputusan. Orang yang beruntung ternyata lebih mengandalkan intuisi daripada logika. Keputusan-keputusan penting yang dilakukan oleh orang beruntung ternyata sebagian besar dilakukan atas dasar bisikan "hati nurani" (intuisi) daripada hasil otak-atik angka yang canggih. Angka-angka akan sangat membantu, tapi final decision umumnya dari "gut feeling". Yang barangkali sulit bagi orang yang sial adalah, bisikan hati nurani tadi akan sulit kita dengar jika otak kita pusing dengan penalaran yang tak berkesudahan. Makanya orang beruntung umumnya memiliki metoda untuk mempertajam intuisi mereka, misalnya melalui meditasi yang teratur. Pada kondisi mental yang tenang, dan pikiran yang jernih, intuisi akan lebih mudah diakses. Dan makin sering digunakan, intuisi kita juga akan semakin tajam. Banyak teman saya yang bertanya, "mendengarkan intuisi" itu bagaimana? Apakah tiba2 ada suara yang terdengar menyuruh kita melakukan sesuatu? Wah, kalau pengalaman saya tidak seperti itu. Malah kalau tiba2 mendengar suara yg tidak ketahuan sumbernya, bisa2 saya jatuh pingsan. Karena ini subyektif, mungkin saja ada orang yang beneran denger suara. Tapi kalau pengalaman saya, sesungguhnya intuisi itu sering muncul dalam berbagai bentuk, misalnya: - Isyarat dari badan. Anda pasti sering mengalami. "Gue kok tiba2 deg-deg an ya, mau dapet rejeki kali", semacam itu. Badan kita sesungguhnya sering memberi isyarat2 tertentu yang harus Anda maknakan. Misalnya Anda kok tiba2 meriang kalau mau dapet deal gede, ya diwaspadai saja kalau tiba2 meriang lagi. - Isyarat dari perasaan. Tiba-tiba saja Anda merasakan sesuatu yang lain ketika sedang melihat atau melakukan sesuatu. Ini yang pernah saya alami. Contohnya, waktu saya masih kuliah, saya suka merasa tiba-tiba excited setiap kali melintasi kantor perusahaan tertentu. Beberapa tahun kemudian saya ternyata bekerja di kantor tersebut. Ini masih terjadi untuk beberapa hal lain.
3. Selalu berharap kebaikan akan datang. Orang yang beruntung ternyata selalu ge-er terhadap kehidupan. Selalu berprasangka baik bahwa kebaikan akan datang kepadanya. Dengan sikap mental yang demikian, mereka lebih tahan terhadap ujian yang menimpa mereka, dan akan lebih positif dalam berinteraksi dengan orang lain. Coba saja Anda lakukan tes sendiri secara sederhana, tanya orang sukses yang Anda kenal, bagaimana prospek bisnis kedepan. Pasti mereka akan menceritakan optimisme dan harapan.
4. Mengubah hal yang buruk menjadi baik. Orang-orang beruntung sangat pandai menghadapi situasi buruk dan merubahnya menjadi kebaikan. Bagi mereka setiap situasi selalu ada sisi baiknya. Dalam salah satu tes nya Prof Wiseman meminta peserta untuk membayangkan sedang pergi ke bank dan tiba-tiba bank tersebut diserbu kawanan perampok bersenjata. Dan peserta diminta mengutarakan reaksi mereka. Reaksi orang dari kelompok sial umumnya adalah: "wah sial bener ada di tengah2 perampokan begitu". Sementara reaksi orang beruntung, misalnya adalah: "untung saya ada disana, saya bisa menuliskan pengalaman saya untuk media dan dapet duit". Apapun situasinya orang yg beruntung pokoknya untung terus. Mereka dengan cepat mampu beradaptasi dengan situasi buruk dan merubahnya menjadi keberuntungan.
Sekolah Keberuntungan. Bagi mereka yang kurang beruntung, Prof Wiseman bahkan membuka Luck School. Latihan yang diberikan Wiseman untuk orang-orang semacam itu adalah dengan membuat "Luck Diary", buku harian keberuntungan. Setiap hari, peserta harus mencatat hal-hal positif atau keberuntungan yang terjadi. Mereka dilarang keras menuliskan kesialan mereka. Awalnya mungkin sulit, tapi begitu mereka bisa menuliskan satu keberuntungan, besok-besoknya akan semakin mudah dan semakin banyak keberuntungan yang mereka tuliskan. Dan ketika mereka melihat beberapa hari kebelakang Lucky Diary mereka, mereka semakin sadar betapa beruntungnya mereka. Dan sesuai prinsip "law of attraction", semakin mereka memikirkan betapa mereka beruntung, maka semakin banyak lagi lucky events yang datang pada hidup mereka. Jadi, sesederhana itu rahasia si Untung. Ternyata semua orang juga bisa beruntung. Termasuk teman semua.
Posted by Indra Zen on May 4, '08 2:58 AM for everyone
tampang sangar...lagu sayur kek gini... ngepet lo Ndra! **memaki diri sendiri**
Help me through the night Won't believe that it's over Need sometime to protect myself The pain, drives me mad Since you're out of sight All my tryin' leads me nowhere 'Cause my mind still reflectin' all the dreams that we've had
I sing my song each day For you to remember For you to remember I will always be here
I sing my tears away If it's spring or September Just for you to remember That I still need you here
Help me through the night Won't believe that it's over Need sometime to protect myself The pain, drives me mad Since you're out of sight All my tryin' leads me nowhere 'Cause my mind still reflectin' all the dreams that we've shared
I sing my song each day (I wont believe that it's over) For you to remember (All my tryin' leads me nowhere) For you to remember I will always be here (Just for you my love)
I sing my tears away (Since you're out of sight) If it's spring or September (All my tryin' leads me nowhere) Just for you to remember (Let me sing to remember) That I still need you here
I sing my song each day (Won't believe that it's over) For you to remember (I sing my tears away) For you to remember I will always be here
I sing my tears away (Since you're out of sight) If it's spring or September (All my tryin' leads me nowhere) Just for you to remember (I sing my tears away) That I still need you here (Just for you to remembaa ... )
I sing my song each day For you to remember For you to remember I will always be here
Posted by Indra Zen on Apr 29, '08 4:56 AM for everyone
Tiba-tiba gue pengen meracau sedikit nih di sore hari ini, setelah bolak-balik miting dengan perusahaan-perusahaan pembangkit energi, tentang perokok. Setelah membaca jurnal dari mpok ari ku tersayang (sorry nih cuy...bukan maksut hati apa-apa, cuman sekedar meracau).gue jadi pengen ngebandingin antara seorang perokok dengan seorang pengendara/pemilik kendaraan bermotor. Siapa yang sebenarnya lebih harus dihargai di negara ini (dalam kacamata gue loh ini...)... mari kita telaah aspek-aspeknya...
Banyak yang membenci perokok dengan alasan perokok mengotori udara bersih, berdampak buruk bagi perokok pasif disekelilingnya. Ini mungkin benar kalau seseorang merokok dalam raungan tertutup dan tidak ada sirkulasi udara... tapi kalau di udara terbuka? Belum ada penelitian yang menyatakan dampak asap rokok terhadap peningkatan CO2 di udara yang berkontribusi dalam global warming. Terhadap perokok pasif apakah ada dampaknya bila asap yang dihembuskan langsung terbang ke atmosfer?
Sementara itu pengendara kendaraan bermotor menghasilkan emisi udara yang siknifikan!. Asap yang keluar dari knalpot motor atau mobil di jakarta sukses membuat jakarta menjadi salah satu kota dengan kualitas udara terburuk di dunia. Dampaknya terhadap manusia? You name it, ISPA, bensin bertimbal membuat anak-anak idiotdan lain-lain. Dampaknya terhadap lingkungan? Lebih gila lagi, green house gas yang keluar dari knalpot parah, SO2 menyebabkan hujan asam dan lain-lain.
Perokok berkontribusi besar terhadap perekonomian…. *fakta yang tidak bisa dibantah oleh siapapun, jadi jangan sekali-sekali dibantah, karna ini adalah fakta*
Sementara pengendara/pemilik kendaraan sebesar apa kontribusinya terhadap perekonomian? Berapa sih pajak kendaraan bermotor? Multiplier effect ekonomi seberapa besar sih industri otomotif itu? Patut diketahui bahwa indutri otomotif adalah industri padat modal, bukan padat karya. Artinya tingkat penyerapan tenaga kerjanya minim. Sangat jauh bila dibandingkan dengan penyerapan tenaga kerja di industri rokok.
Fakta penting lainnya yang harus diingat dan dicermati bersama adalah : pengendara kendaraaan itu menerima subsidi BBM yang besar sekali dari pemerintah. Subsidi yang bisa membuat negara inibangkrut!!...harap ini diperhatikan... pengendara hanya membayar setengah dari harga bensin yang mereka beli. Sisanya dibayar oleh pemerintah yang mendapat uang dari pajak cukai para perokok!. ..kalau di pikir-pikir ini adalah ironi yang hebat....
Meskipun demikian bukan berarti gue membela perokok yang merokok sembarangan dan menghujat para pengedara kendaraan bermotor, tetapi hanya mengemukakan sedikit fakta saja. Anyway gue juga pernah menjadi pengendara koq dan bermobil sambil merokok itu asyik banget deh....
Posted by Indra Zen on Apr 24, '08 10:21 AM for everyone
BPH MIGAS : Volume BBM subsidi yg hilang diselundupkan hampir 15-20%, KONTAN hal 13, tgl 24 April 2008
gila .. artinya triliunan uang negara menguap begitu saja ketangan para penyelundup kutukupret biadab itu... negara ini memang aneh ... golongan ekonomi kelas menengah dimanjakan terus dengan subsidi... tidak pintar memanfaatkan kesempatan... kenaikan harga energi dan bahan pangan seharusnya menjadi berkah malah tidak ada manfaatnya sama sekali....
tinggallah para golongan bawah yang saling memakan bangkai saudara sendiri dalam arti sebenarnya
Posted by Indra Zen on Apr 11, '08 12:38 AM for everyone
Berita yang lagi hangat-hangatnya dalam tatanan global sekarang adalah kenaikan harga pangan dunia. Tak kurang badan dunia dan pemimpin negara-negara maju dan berkembang mengkhawatirkan kondisi ini. Krisis pangan bisa saja terjadi dalam waktu dekat kalau harga pangan tidak segera turun dan dapat dijangkau kaum marjinal.
Zaman dahulu kala robert malthus pernah mengemukakan teori keseimbangan antara pertumbuhan penduduk dengan ketersediaan pangan. Penduduk tumbuh sesuai deret ukur sementara pangan tumbuh sesuai deret hitung. Pertumbuhan yang tidak seimbang. Teori ini ada benarnya tetapi tidak sedikit juga yang kurang setuju dengan alasan bahwa manusia akan menemukan inovasi baru untuk memproduksi bahan pangan secara terus menerus.
Tapi yang terjadi saat ini adalah diluar semua teori-teori yang ada. Hanya ada satu teori yang berlaku yaitu supply and demand. Dan teori ini bukan dipraktekkan di pasar-pasar tradisional maupun hipermarket ataupun antara petani dan tengkulak. Tetapi ada di bursa komoditas seperti CBOT (chicago board of trade). Dibursa inilah harga beras ditentukan. Baik pembeli dan penjual bukanlah mereka yang akan membawa pulang beras untuk ditanak menjadi nasi. Pembeli dan penjual hanya menjual kertas-kertas kontrak kepemilikan. Spekulan berduit tidak terbatas bermain disini.
Inilah kapitalisme globalisasi yang menjadi hantu gentayangan bagi dunia. dimanakah tuhan saat ini?
Posted by Indra Zen on Mar 24, '08 12:44 AM for everyone
Entah kenapa gw jadi berpikiran aneh tentang ibadah haji. Menjadi tergelitik siapa yang diuntungkan secara ekonomi dari jutaan orang yang setiap tahun berduyun-duyun ke ke mekkah dan medinah itu. Jawaban yang paling tepat tentu saja bangsa arab dan terutama kerajaan arab saudi dimana semua lokasi prosesi haji itu berada.
Masyarakat dan pemerintah arab saudi setiap tahun mendapatkan wisatawan setidaknya sebanyak satu juta orang pada saat musim haji dan jutaan lainnya sepanjang tahun dari jemaah umroh. Sebuah angka yang besar untuk negara yang tidak layak untuk menjadi tujuan wisata, tetapi nyata adanya dan itu terjadi karena disana terdapat kota mekah dan medinah.
Indonesia merupakan negara berpenduduk muslim terbesar didunia setiap tahun mengirim 200 ribu jemaah. Terpikir lagi berapa duit yang dibawa dari negara ini setiap tahun dan dibelanjakan di arab saudi? Perlu kalkulator 14 digit untuk menghitungnya. Dengan uang itu gw pikir banyak fakir miskin dan anak-anak terlantar yang bisa diselamatkan.
Negara-negara arab terutama arab saudi merupakan penghasil terbesar didunia, lebih dari setengah reserve minyak dunia ada di bawah tanah mereka. Kenaikan harga minyak tiga tahun ini merupakan windfall profit mereka. Gw kembali berpikir bantuan apa yang telah diberikan arab saudi kepada indonesia? Sebagai sesama muslim seharusnya negara-negara arab itu bermurah hati memberikan bantuan atau menginvestasikan uangnya di indonesia yang miskin ini. Namun jangankan itu, membantu saudara mereka yang di Palestina saja sepertinya mereka enggan. Malahan mereka bersekutu dengan zionis dan tuan besar amerika. Dengan pongahnya mereka berlomba-lombamembangun gedung pencakar langit dan menggelar proyek mercusuar.
Entah kenapa gw merasa tidak suka dengan negara-negara arab yang hipokrit itu.
Kalau begitu kenapa kita harus pergi haji atau umrah kesana bila hanya membuat kaya kerajaan arab saudi dan menghambur-hamburkan devisa negara? Apakah menjadi haji lebih mulia ketimbang memberi makan anak yatim dan fakir miskin? Sedemikian sakralkah gelar HAJI bagi orang kita? ketimbang dermawan? Masih perlukah kita melakukan rukun islam kelima itu? uh pagi-pagi gw udah meracau begini
*Almighty god, please forgive me.... i just dont know what I’m saying*
Posted by Indra Zen on Mar 23, '08 4:08 AM for everyone
baru ngobrol di telpon ama temen selama 2 jam dapatlah sedikit pencerahan-pencerahan yang sepertinya bermanfaat, walking-walking blog orang dapet secuil pemikiran-pemikiran yang mungkin ada gunanya...tapi yang paling penting harus mulai dari diri sendiri
Posted by Indra Zen on Mar 17, '08 3:50 AM for everyone
Menurutbuku-buku pengembangan diri yang kebanyakan merupakan top seller, rasa percaya diri itu wajib dimiliki semua orang untuk menuju kesuksesan. Semua orang perlu mempunyai dan menumbuhkan kepercayaan diri , tanpa kepercayaan diri seseorang ngga akan bisa berbuat yang terbaik dalam hidupnya. Tapi kepercayaan diri secara berlebihan juga tidak akan memberikan hasil yangbaik karena banyak factor-faktor lain yang juga berpengaruh dalam proses pencapaian tujuan hidup. Bahkan sikap over confident bisa menjadi boomerang yang akan menyerang balik sang pelempar.
Banyak contoh yang bisa dikemukan tentang over confident ini. Saat perang dunia ke-2, der fuhrer nazi jerman Hitler yang kerepotan meladeni royal navy inggris di laut tengah berupaya membujuk diktator spanyol Francisco Franco untuk membentuk aliensi dan ikut kubu jerman melawan sekutu. Kekuatan spanyol dibutuhkan Hitler untuk menghajar markas inggris di Gibraltar sehingga jerman dan itali dapat leluasa di laut tengah dan terus menyokong Edwin Rommel di front afrika utara. Begitu percaya dirinya Hitler bahwa spanyol akan ikut terlibat pada perang besar itu, dia sendiri datang mengunjungi jendral franco di Madrid. Hasil kunjungan ini tidak membawa hasil apa-apa karna spanyol tetap menyatakan dirinya netral. Begitu marahnya Hitler sampai sampai dia berencana membuka front baru dengan spanyol, yang akhirnya tidak jadi dilakukan mengingat hal ini akan memecah konsentrasi. Seandainya Hitler jadi menyerang spanyol kemungkinan besar perang dunia kedua berakhir lebih cepat.
Masih di perang dunia kedua, pemimpin fasis italia benito mussolini sangat percaya diri dapat memperluas pengaruhnya ke eropa tenggara dengan menyerang yunani yang pada awalnya masih netral. Mussolini menyerang yunani tanpa memberitahu dan meminta pertimbangan sekutunya hitler. Ternyata yunani tidak selemah yang dikira karna dapat memukul balik pasukan italia. Akhirnya jerman turun tangan membantu itali untuk menundukkan yunani. Keterlibatan jerman dalam penyerbuan ke yunani inilah yang menjadi salah satu kunci kekalahan jerman dalam perang ini. Hitler telah membuat rencana untuk menyerbu russia disaat awal musim panas dan diperkirakan berakhir menjelang akhir musim gugur. Penyerbuan ke russia tertunda karena jerman harus membantu itali menaklukkan yunani. Penundaan yang harus dibayar mahal karena saat musim dingin tiba russia belum dapat ditundukkan. Berperang dalam dingin yang menggila membuat jerman berhasil dipukul mundur oleh tentara merah rusia. Pengamat militer menyatakan bahwa yang mengalahkan nazi jerman di rusia adalah ’General Winter’ . hancurnya nazi di front timur membuat Eisenhower berhasil mendaratkan pasukannya di normadia.
Di arena sepak bola piala dunia 1950, brazil sebagai tuan rumah sangat percaya diri untuk mengalahkan Uruguay di partai final yang digelar di stadion maracana rio de Janeiro. Pada final yang disaksikan langsung oleh 200 ribu penonton di stadion ini brazil menangis dan mengakui uruguay sebagai juara dunia.
Gw pribadi juga sering merasa overconfident. Diantara sekian banyak itu salah satu yang gw ingat adalah saat gw merasa yakin sekali bahwa gw akan berhasil ngedapetin cewe yang mana gw cukup lama working on her dan dari semua analisa gw berkesimpulan kalo dia pasti akan terima gw. Ternyata yang terjadi adalah sebaliknya dia menolak dan mengatakan bahwa lebih baik kalo kita temenan aja. dia juga bilang kalo sebenarnya dia udah punya cowo yang lagi ngambil master di aussie *kenapa ga bilang dari dulu sih*. Begitu gw liat foto cowonya gw langsung sadarkenapa gw ditolak. Gw kalah kelas dari cowo itu.
Dalam semingguan ini gw juga terjebak dalam kepercayaan diri tinggi yang berakibat cukup fatal. Dalam gonjang-ganjing ekonomi dunia yang semakin tidak menentu ini gw masih percaya bahwa saham dalam portofolio gw tidak akan diterjang badai karna berdasarkan pengalaman sebelumnya gw masih merasa aman dan tentram. Portofolio gw terdiri atas saham-saham komoditas yang mana harga komoditas tersebut terus naik yaitu batubara, CPO dan minyak bumi. Hasil semua analisa fundamental dan teknikal pun menunjukkan bahwa portofolio gw akan naik. Tetapi yang terjadi sebaliknya, bursa crash, sentiment negative global merebak ke bursa. Segala analisa tidak lagi menjadi patokan, semua orang menjual, tidak ada yang mau membeli. Semua saham di short habis-habisan. Bandar benar-benar beraksi. Fear melanda. Sang Bandar sepertinya sekarang lagi ketawa-ketawa menikmati hasil rampokan mereka. Dan berapa harga yang harus gw bayar untuk sikap overconfident gw ? sebuah mobil honda crv..damn!!!
Posted by Indra Zen on Mar 2, '08 9:11 AM for everyone
Iklan setengah halaman di kompas sabtu 1 maret 2008 premiere Chicago , USA property launch dapat dipastikan bahwa iklan ini ditujukan kepada calon pembeli potensial di Indonesia karena dimuat di media lokal kompas. Iklan ini sah sah saja karena setiap penjual pastinya akan mempromosikan produknya kepada calon pembeli yang menurut riset mereka potensial. Pertanyaannya adalah apakah rakyat Indonesia berpotensi untuk membeli apartemen yang diiklankan ini yaitu The Chicago Spire yang di klaim sebagai “salah satu bangunan tempat tinggal tertinggi di dunia dan menghadap danau Michigan”?
Ini kurang lebihnya sama dengan sebuah artikel yang pernah gw baca di majalah mode dan lifestyle beberapa tahun yang lalu tentang seorang wartawan yang diundang oleh EO pameran perhiasan dan batu-batu permata yang diadakan di salah satu Negara eropa *lupa Negara mana*. Sang wartawan bertanya kepada EO yang mengundang kenapa hanya wartawan dari belasan Negara saja yang diundang termasuk dirinya yang berasal dari Indonesia, serta apakah masyarakat Indonesia tertarik dengan perhiasan yang berharga supermahal tersebut mengingat Indonesia masih belum lepas dari krisis ekonomi. Si EO menjawab bahwa tentu saja masyarakat Indonesia merupakan pembeli potensial kalau tidak mana mungkin mereka mengundang sang wartawan dengan membiayai semua biaya perjalanannya.
Kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa Indonesia tidak kekurangan orang kaya, bahkan menurut riset terakhir dari sebuah NGO asing, Indonesia termasuk lima besar Negara dunia yang paling tinggi pertumbuhan manusia kayanya.
Disisi lain dalam realita kehidupan sehari-hari yang banyak tersaji didepan mata kita adalah potret kemiskinan yang semakin merajalela. Bisa diperhatikan berapa banyak pengemis, pemulung, pengamen, pedagang asongan, bocah-bocah yang seharusnya duduk dibangku sekolah terpaksa atau dipaksa untuk berkeliaran dijalan mencari nafkah. Mereka ini termasuk dalam masyarakat yang hidup dengan uang kurang dari dua dolar sehari dan menurut bank dunia disinyalir berjumlah lebih kurang 40 juta orang dan cenderung bertambah, dari total 250 juta penduduk Indonesia *indicator ini langsung dibantah oleh pemerintah*
Kesimpulan lagi bahwa meskipun jumlah orang kaya bertambah banyak, jumlah orang miskin juga bertambah banyak *meskipun pemerintah meng klaim telah dapat mengurangi angka kemiskinan*
Kalau kita lihat perbedaan antara orang kaya dan orang miskin kita semuanya setuju bagaikan langit dan bumi. Orang kaya dapat membelanjakan uangnya untuk membeli barang-barang mewah tanpa pikir panjang demi prestise dan gengsi, sementara si miskin harus banting tulang hanya sekedar untuk makan dua kali sehari *kadang pun hanya sekali sehari*
Kalau gw menyebutnya bagai langit dan comberan. Si kaya duduk di singgasana langit dikipasi dayang-dayang, sementara si miskin berkubang di comberan busuk dan penuh Lumpur. Suka atau tidak suka itulah yang terjadi di indonesia dan dunia sekarang ini.
Dengan kondisi seperti ini siapa yang harus disalahkan? Sebagian penduduk dunia antiglobalisasi dengan gamblang menuduh globalisasi dan kapitalisme dunialah yang menjadi biang kerok ini semua. Betapa tidak dengan globalisasi dunia menjadi borderless, terbentuk lah pasar bebas, perusahaan-perusahaan negara di privatisasi, mereka yang punya duit dapat membeli apa saja dibelahan dunia mana saja *kecuali di negara sosialis seperti cuba*. Sumber daya alam dikuras habis-habisan demi keuntungan trans nasional corporation yang menjadi motor utama globalisasi, sementara negara sebagai pemilik sumber daya alam hanya kebagian upilnya dan rakyat setempat hanya menjadi penonton. Ditambah lagi mental korup pejabat publik. Gambaran ini terdengar bombastis tetapi inilah realita yang ada.
Belakangan ini kita mendengar, melihat dan merasakan terjadinya peningkatan harga komoditas seperti minyak bumi dan CPO (minyak kelapa sawit mentah). Kenaikan ini membuat dunia kelimpungan karena komoditas ini bisa disebut komoditas primer, dan kenaikan harga akan memicu inflasi. Menurut analis peningkatan harga disebabkan oleh strong demand dari pasar. Ini bisa dibenarkan dalam hukum ekonomi bila demand meningkat maka harga akan naik. Tetapi bila dicermati mungkinkah harga minyak bumi bisa melonjak 200% dalam kurun waktu tiga tahun meskipun permintaan melonjak?
Secara hitungan bodoh aja bila seorang penduduk dunia membutuhkan minyak seliter sehari maka harga akan naik 100% bila kebutuhan meningkat menjadi dua liter sehari, atau kebutuhan tetap tetapi jumlah penduduk meningkat menjadi dua kali lipat. Apakah rata-rata pertumbuhan ekonomi dunia mencapai 200% dalam tiga tahun? Rata-rata pertumbuhan ekonomi dunia hanya satu digit pertahun. Apakah suplai yang menurun? Bisa jadi tetapi reserve terbukti saat ini masih cukup untuk 20 tahun mendatang. Jadi apa penyebabnya?
Para ekonom dan analis menuduh para hedge fund lah yang menjadi biang masalah gonjang ganjing ini. Hedge fund ini adalah manajer investasi dari investasi kolektif semacam reksadana yang kliennya adalah manusia superkaya dunia. Hedge fund dituntut untuk selalu memberikan keuntungan kepada nasabah mereka. Tuntutan seperti ini membuat para manajer investasi hedge fund menggunakan segala cara untuk memenuhi tuntutan klien dan mereka ini banyak yang melakukan kecurangan, manipulasi dan spekulasi. Dana mereka sangat besar. Menurut informasi terakhir ada 516 triliun dolar AS *hitung sendiri berapa rupiah tuh*. Dengan dana sebesar itu mereka dapat mengontrol harga komoditas maupun saham dan mengeruk keuntungan.
Hedge fund ini menari-nari didepan penderitaan orang lain. Mereka tambah kaya sedangkan yang lain bertambah miskin. Uang memang paling berkuasa didunia. Tetapi menurut gw masih ada yang lebih berkuasa yaitu tuhan. So bagaimana tuhan akan menunjukkan kekuasaannya? Apakah kapitalisme akan berakhir? Sepertinya tidak karena kapitalisme sangat dekat dengan nafsu manusia. Seberapa banyak manusia yang dapat menahan nafsu untuk menjadi kaya dan hidup senang? Jawab sendiri deh...
Posted by Indra Zen on Jan 22, '08 9:51 AM for everyone
untuk menyelamatkan capital market global yang diterjang hurricane bank sentral amrik alias federal reserve mengadakan rapat darurat hari ini yang berujung pada keputusan mempercepat penurunan suku bunga/fed rate yang seharusnya dijadwalkan tanggal 30 januari mendatang. penurunan ini juga tidak tanggung-tanggung 0.75 basis point melebihi ekspektasi pasar yang mengharapkan 0.5 bp. Apakah badai finansial akan segera berlalu?
Gue masih berpikiran bahwa gonjang-ganjing ini hanyalah permainan dari para super bandar dunia...mengeruk keuntungan dari sini untuk menutup kerugian di sana... kapan dunia akan keluar dari penjajahan para yahudi ini? terbukti sekali bahwa mereka masih dan akan terus mengontrol dunia dengan kekuatan finansialnya... dan suka atau tidak suka kembali kita harus mengikuti permainan mereka
Posted by Indra Zen on Jan 18, '08 12:11 AM for everyone
gara-gara jurnal ini gw jadi emosi.... beginilah orang indonesia ya.... gampang banget emosinya terpancing termasuk gue juga tentunya.... tapi jujur sekali bahwa gue sangat benci ngeliat sesuatu yang jelas-jelas salah tetapi dibela dengan membabi buta...semuanya persoalan disikapi dengan membuat kerusuhan dan justru itu dianggap baik... aneh... dan gue juga yakin para pembuat onar ini hanya berani keroyokan... ga yakin deh kalo sendirian.... mungkin ini yang dimaksud mental TEMPE? damn me, you and entire indonesia
Posted by Indra Zen on Jan 17, '08 4:43 AM for everyone
disaat banyak orang menderita kerugian tetapi portofolio gue masih bisa bertahan, disaat orang masih bertepuk tangan gue udah bisa berlari, gue sangat bersyukur untuk itu...tetapi kalo semua diambil lagi olehNya...haruskah gue mengeluarkan sumpah serapah?
Posted by Indra Zen on Dec 22, '07 3:46 AM for everyone
membaca berita-berita di media masa yang menyatakan bahwa tingkat hunian hotel di bali dan bandung meningkat tajam dimasa libur panjang ini gw jadi merasa agak miris aja...kenapa cuma bali dan bandung? begitu luasnya indonesia ini tapi hanya daerah itu itu saja yang menikmati duit yang dibawa orang-orang jakarta...gimana dengan daerah lain terutama indonesia timur yang notabene perekonomiannya jauh tertinggal? sebenarnya banyak daerah-daerah wisata tersebar di indonesia timur, misalnya di maluku utara ataupun papua tapi sangat sedikit dari kita yang tertarik untuk berkunjung kesini....padahal kalau dari keragaman objek wisatanya sangatlah banyak...yang kurang pastilah infrastruktur dan ini merupakan perkerjaan rumah yang berat bagi pemerintah dan kita semua untuk membenahinya....
maka bagi warga jakarta , tebarlah duit kalian secara merata dan pastinya juga itu ibadah karna duit kalian akan menggerakkan perekonomian daerah-daerah yang kalian kunjungi....jangan cuma seputar jawa bali dan sumatera doang wang wang!